Berita

Korea Utara mengirim tim medis ke Provinsi Hwanghae Selatan untuk menyelidiki wabah penyakit pencernaan/Net

Dunia

Korut Kirim Tim Medis ke Provinsi Hwanghae Selatan, Selidiki Wabah Penyakit Usus Misterius

MINGGU, 19 JUNI 2022 | 06:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Korea Utara telah mengirim tim medis dan penyelidik epidemiologinya ke Provinsi Hwanghae Selatan untuk menyelidiki wabah penyakit usus yang menyebar di sana.

Berdasarkan laporan KCNA hingga Minggu (19/6), sedikitnya 800 keluarga di provinsi tersebut diidentifikasi telah menderita apa yang disebut sebagai "epidemi enterik akut".

Enterik sendiri mengacu pada saluran pencernaan. Belum diketahui penyakit sesungguhnya, tetapi pejabat Korea Selatan memperkirakan itu kemungkinan kolera atau tipus.


"Tim Diagnosis dan Perawatan Cepat nasional bekerja dengan pejabat kesehatan setempat. Langkah-langkah diambil untuk memastikan pertanian tidak tertanggu," lapor KCNA.

Di samping itu, otoritas juga melakukan upaya disinfeksi, termasuk pada limbah, serta memastikan keamanan air minum dan air rumah tangga.

Wabah saluran pencernaan di Korea Utara pertama kali dilaporkan pada Kamis (16/6), di tengah upaya negara tersebut untuk memerangi Covid-19.

Sebagai tindak lanjut, otoritas melakukan berbagai upaya pencegahan, seperti karantina hingga pemantauan terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya