Berita

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera/Repro

Politik

PKS Sayangkan Jokowi Mulai Kesampingkan Peran Wapres Maruf Amin di Pemerintahan

MINGGU, 19 JUNI 2022 | 03:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak dilibatkannya Wakil Presiden RI Maruf Amin oleh Presiden Joko Widodo dalam acara pelantikan 2 menteri dan 3 wakil menteri baru dalam Kabinet Indonesia Maju pada Rabu kemarin (15/6) menuai kritik.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menyayangkan sikap Kepala Negara yang terkesan mulai menegasikan peran Maruf Amin di acara kenegaraan. Meskipun, ia mengetahui bahwa pada hari itu orang nomor dua di Indonesia sedang ada kegiatan kunjungan kerja di suatu daerah.

“Tapi, ketika Pak Wapres tidak ada (saat reshuffle) jawabannya jelas kok Pak Wapres lagi Jambi, saya tahu. Tinggal memang akan sangat indah kalau saat itu disebut, kalau perlu ada video call, untuk unggah-ungguhnya kita menghargai Pak Wapres kita,” kata Mardani dalam diskusi POLEMIK bertajuk “Dramaturgi Reshuffle Kabinet”, Sabtu (18/6).


Seharusnya, lanjut anggota Komisi II DPR RI ini, Jokowi menghargai peran Maruf Amin sebagai Wakil Presiden. Terlebih, mantan Ketua Umum MUI itu juga memiliki andil besar dalam pemenangan Jokowi di periode keduanya ini.

“Menghargai beliau, karena Pak Wapres kan betul-betul bekerja keras juga untuk pemenangan Pak Jokowi,” pungkasnya.

Presiden Jokowi telah melantik dua menteri baru, yakni Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan RI, dan mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN.

Selain itu, Afriansyah Ferry Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Raja Juli Antoni sebagai Wamen ATR/BPN, dan Wempi Watipo sebagai Wamendagri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya