Berita

Sekretaris Steering Committee Rakernas Partai Nasdem, Willy Aditya/RMOL

Politik

Soal Koalisi, Willy Aditya: Nasdem Cair, Mau ke Kiri, Kanan, Atas dan Bawah, Bisa Semua

SABTU, 18 JUNI 2022 | 01:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Nasdem mengakui punya banyak opsi terkait dengan peta koalisi Pilpres 2024 mendatang. Semisal bergabung dengan koalisi Demokrat, PKB dan PKS.

Ketua DPP Nasdem WIlly Aditya menyampaikan bahwa partainya adalah partai yang terbuka, komunikasi politik bisa terjalin ke semuanya partai yang ada.

"Nah, Nasdem terbuka saja (gabung koalisi)," kata Willy Aditya, di arena Rakernas Nasdem 2022 di JCC, Jakarta Pusat, Jumat (17/6).


Oleh karenanya, kata Willy, Nasdem sangat memungkinkan berbicara serius kepada partai politik yang ada guna membahas koalisi. Apalagi, sambung Willy, terdapat kesamaan dengan sosok yang diusung oleh Partai Nasdem.

“Sangat terbuka kemungkinan untuk itu terjadi, ya Nasdem cair saja. Mau ke kiri, kanan, atas, bawah, semua bisa berkomunikasi," jelas Willy.

Namun kata Willy, selain gabung kepada koalisi yang ada, partainya juga mampu membuat koalisi baru untuk Pilpres 2024 menggandeng partai lainya yang belum menyatakan berkoalisi, seperti PDIP dan Gerindra.

Sampai saat ini, sudah ada Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digawai Golkar-PAN dan PPP. Sementara Demokrat, PKB dan PKS dikabarkan bakal menyusul membentuk koalisi.

Meskipun belum berkoalisi, Nasdem telah mengumumkan tiga nama tokoh hasil rekomendasi dari seluruh DPW Nasdem yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang yakni Anies Baswedan, Jenderal Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya