Berita

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga/Net

Politik

Sindir Raja Juli, Andi Sinulingga: Bayangkan, Orang Dikasih Jabatan Bukan Bidangnya

JUMAT, 17 JUNI 2022 | 17:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kritik tajam atas pengangkatan Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) oleh Presiden Joko Widodo mulai bermunculan.

Hal ini seiring pengakuan Raja Juli yang menyebut bahwa pertanahan bukan bidang yang digeluti. Sekalipun Raja Juli memastikan akan siap beradaptasi dan melakukan terobosan baru, kritik tetap berdatangan.

Salah satunya dari aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, yang menyatakan keheranannya lewat akun Twitter pribadi, sesaat lalu, Jumat (17/6).


“Bisa bayangkan bagaimana orang dikasih jabatan yang bukan bidangnya,” ujarnya.

Menurutnya, aneh ketika ada orang tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang pertanahan tetapi diberi amanah mengurusi tanah rakyat. Semakin tidak masuk akal lagi lantaran pajak rakyat turut dialokasikan untuk membayar dan memberi fasilitasp pada orang yang tidak kompeten itu.

“Rakyat dipaksa bayar orang itu dengan segala fasilitas, juga biaya hidupnya,” kata Andi Sinulingga.

“Berlagak idealis itu mudah bagi PSI, tapi praktiknya sulit,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya