Berita

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Dukung Putin, Xi Jinping Nilai Invasi Rusia ke Ukraina Punya Legitimasi

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 14:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden China Xi Jinping memberikan dukungan atas kedaulatan dan keamanan Rusia, serta menyebut tindakan Moskow di Ukraina memiliki legitimasi.

Hal itu disampaikan Xi kepada Presiden Rusia Vladimir Putin lewat panggilan telepon pada Rabu (15/6).

"Xi mengatakan kepada Putin bahwa dia mencatat legitimasi tindakan yang diambil oleh Rusia untuk melindungi kepentingan nasional yang mendasar dalam menghadapi tantangan terhadap keamanannya yang diciptakan oleh kekuatan eksternal," lapor WA Today.


Lebih lanjut, Xi mengatakan semua pihak harus secara bertanggung jawab mendorong penyelesaian krisis Ukraina.

Sejak Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari lalu, China berusaha menghindari penggunaan istilah "invasi". Beijing juga menghindar dari upaya banyak negara untuk mendukung sanksi ekonomi Rusia.

Sementara itu, Kremlin mengatakan panggilan telepon antara Putin dan Xi membahas situasi di Ukraina.

Beberapa pekan sebelum Rusia menyerang Ukraina, Putin dan Xi melakukan pertemuan di Beijing pada Februari. Keduanya menandatangani perjanjian bahwa hubungan keduanya tidak terbatas.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya