Berita

Uighur/Net

Dunia

47 Negara Sampaikan Keprihatinan Pelanggaran HAM Uighur ke PBB

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 14:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 47 negara menyuarakan keprihatinan atas pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Xinjiang, bagian barat jauh China.

Keprihatinan tersebut disampaikan lewat pernyataan bersama kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Selasa (14/6), seperti dimuat Al Jazeera.

"Kami sangat prihatin tentang situasi hak asasi manusia di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang," kata Duta Besar Belanda untuk PBB, Paul Bekkers.


Bekkers mengatakan, sejumlah laporan kredibel menunjukkan bahwa lebih dari 1 juta orang Uighur dan minoritas Muslim lainnya telah ditahan secara sewenang-wenang.

Beijing sendiri mengakui adanya kamp-kamp di Xinjiang, tetapi menyebutnya sebagai pusat pelatihan keterampilan kejuruan untuk membasmi ekstremisme.

Dalam pernyataan bersamanya, 47 negara tersebut menyoroti berbagai laporan terkait penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi atau merendahkan martabat, seperti sterilisasi paksa, kekerasan seksual, kerja paksa, hingga pemisahan antara orangtua dan anak-anak mereka.

Bekkers mengatakan, mereka menyerukan kepada China agar segera mengakhiri penahanan sewenang-wenang terhadap Muslim Uighur dan minoritas lain.

Lebih lanjut, mereka juga meminta Beijing untuk mengirim penyelidik dan pakar PBB untuk melakukan investigasi situasi di Xinjiang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya