Berita

Istri Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono (BS), Marwi alias Marwiyah/Net

Hukum

Anaknya Sudah, Giliran Istri Bupati Banjarnegara Nonaktif Budhi Sarwono Dipanggil KPK

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Istri Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono (BS), Marwi alias Marwiyah, mendapat giliran dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Marwi diperiksa terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara tahun 2019-2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini, Kamis (16/6), tim penyidik memanggil empat orang sebagai saksi.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Kejati Jateng, Jalan Pahlawan nomor 14, Kota Semarang, Jawa Tengah," ujar Ali kepada wartawan, Kamis siang (16/6).


Saksi-saksi yang dipanggil yaitu Marwi alias Marwiyah selaku Ibu Rumah Tangga yang merupakan Istri dari tersangka Budhi Sarwono; Yuli Prabowo selaku Kepala Cabang Bank Jateng Banjarnegara tahun 2019-2021; Susi Widiyanti selaku Kasir PT Bumi Redjo; dan Irwan Loekito Wiharto selaku Direktur CV Manggis Makmur.

Sebelumnya, tim penyidik juga telah memanggil putri Budhi Sarwono, Lasmi Indaryani, yang merupakan anggota DPR RI Fraksi Demokrat. Selain Lasmi, KPK juga  memanggil anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara dari Fraksi PDIP, Amalia Desiana.

KPK belum membeberkan hasil pemeriksaan untuk Amalia. Sedangkan untuk Lasmi, telah memenuhi panggilan namun kemudian mengundurkan diri sebagai saksi untuk orang tuanya, Budhi Sarwono.

KPK pun berencana akan kembali memanggil Lasmi untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang lainnya.

Pada Senin (13/6), KPK mengumumkan sedang melakukan pengusutan penyidikan perkara baru yang melibatkan Budhi Sarwono setelah cukup alat bukti dan menemukan perbuatan lain yang diduga dilakukan oleh Budhi.

Yaitu dugaan tindak pidana korupsi terkait penyelenggara negara yang dengan sengaja baik langsung maupun tidak langsung ikut serta dalam proses pengadaan barang dan jasa di Pemkab Banjarnegara tahun 2019-2021 dan dugaan penerimaan gratifikasi.

Penetapan kembali Budhi Sarwono kali ini membuatnya menjadi tersangka dalam tiga perkara di KPK. Pertama, kasus dugaan turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan. Dalam perkara itu, Budhi Sarwono telah divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 700 juta subsider enam bulan kurungan.

Selanjutnya diperkara yang kedua, yaitu perkara TPPU yang hingga saat ini masih dalam proses penyidikan.

Dan kali ini, Budhi Sarwono kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penyelenggara negara yang dengan sengaja baik langsung maupun tidak langsung ikutserta dalam proses pengadaan barang dan jasa di Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah tahun 2019-2021 dan dugaan penerimaan gratifikasi.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya