Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Covid-19 Belum Selesai, Korea Utara Diserang Epidemi Enterik Akut

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 08:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara melaporkan munculnya wabah penyakit pencernaan di usus yang masih belum teridentifikasi. Kemunculan wabah tersebut terjadi di tengah upaya Pyongyang untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Berdasarkan laporan KCNA pada Kamis (16/6), pemimpin Kim Jong Un telah menginstruksikan pejabat untuk mengirim obat-obatan ke kota pelabuhan barat Haeju bagi pasien yang menderita "enterik akut" sesegera mungkin.

Tidak disebutkan berapa jumlah orang yang sudah menderita penyakit tersebut. Tetapi enterik sendiri mengacu pada saluran pencernaan.


"(Kim) menekankan perlunya menahan epidemi sedini mungkin dengan mengambil tindakan yang baik untuk mengkarantina kasus yang dicurigai untuk benar-benar mengekang penyebarannya, mengkonfirmasi kasus melalui pemeriksaan epidemiologi dan tes ilmiah," tulis KCNA.

Sementara itu, Korea Utara juga masih disibukkan dengan upaya menangani Covid-19, di tengah kekhawatiran tentang kurangnya vaksin dan pasokan medis.

Korea Utara melaporkan 26.010 lebih banyak orang dengan gejala demam pada Kamis, dengan jumlah total pasien demam yang tercatat di seluruh negeri sejak akhir April mendekati 4,56 juta. Sementara korban tewas terkait wabah ini mencapai 73 orang.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya