Berita

Front Kader Pembela Penyelamat Partai (FKP3), berunjuk rasa di depan kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Kecewa Kepemimpinan Suharso Monoarfa Abaikan Kader Senior, FKP3 Geruduk Kantor PPP

RABU, 15 JUNI 2022 | 22:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan orang yang mengatasnamakan Front Kader Pembela Penyelamat Partai (FKP3), berunjuk rasa di depan kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/6).

Koordinator aksi, Wahyudin menyatakan, aksi tersebut adalah awalan untuk terus meminta Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya.

"Kegiatan hari ini, kegiatan lanjutan yang akan secara simultan kami lakukan sampai Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa turun dari jabatannya," kata Wahyudin.


Tuntutan itu, kata Wahyudin, atas penilaian kepemimpinan Suharso Monoarfa yang tidak elegan. Menurutnya, Suharso dalam memimpin partai banyak mengabaikan peran-peran tokoh senior partai belambang kabah ini.

"Karena Suharso Monoarfa pemimpin yang arogan, menabrak anggaran dasar dan rumah tangga. Banyak para senior-senior partai kita yang berjibaku dari dulu disingkirkan dengan dalih memperjuangkan partai lebih besar," tegasnya.

Menurutnya, Suharso tidak ubahnya sedang menunjukkan keinginan untuk menghancurkan kader senior partai dengan tidak diberikan peran-peran strategis.

"Banyak pengurus DPP di wilayah Indonesia adalah mantan kader partai lain. Ini menyakitkan buat kita semua. Tidak elegan," tegasnya.

Wahyudin menegaskan lagi, aksi turun jalan akan terus mereka lakukan sampai Suharso dengan lapang dada menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum PPP.

"Kami tidak akan pernah berhenti sebelum Suharso Monoarfa mundur," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya