Berita

FIFA World Cup 2022 di Qatar/Net

Dunia

Buat Label Taiwan Sebagai Provinsi China di Piala Dunia, Qatar Dikecam Taipei

RABU, 15 JUNI 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan mengutuk pihak penyelenggara Piala Dunia yang saat ini dipegang oleh Qatar karena telah menyebut Taiwan sebagai Provinsi China.

Lewat pernyataannya pada Rabu (15/6), Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan Qatar telah mempolitisasi Piala Dunia, dan mendesak agar faktor politik tidak dicampuraduk dengan acara olahraga.

Kecaman itu muncul lantaran tidak ada nama Taiwan dalam sistem aplikasi untuk mengajukan permohonan kartu Hayya. Itu adalah kartu yang digunakan untuk mengidentifikasi penggemar, sekaligus sebagai visa masuk ke Qatar.


Pada Selasa (14/6), pejabat Qatar menyebut orang Taiwan yang mendaftar masuk sebagai berasal dari China pada kartu tersebut.

Kemudian sistem aplikasi mencantumkan "Taiwan, Provinsi China". Meski mencantumkan bendera Taiwan, namun hal tersebut tetap memicu kecaman.

Jurubicara Kemlu Taiwan Joanne Ou mendesak penyelenggara untuk segera mengoreksi kesalahan tersebut.

“Kemlu kembali mengimbau penyelenggara Piala Dunia untuk tidak membiarkan faktor politik yang tidak pantas mengganggu kegiatan olahraga sederhana dan menodai tempat olahraga yang menghargai kompetisi yang adil dan menekankan semangat para atlet,” tambahnya, seperti dikutip Reuters.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Di situs dan dokumen resminya, China seringkali menggunakan istilah "Taiwan, Provinsi China" atau "Taiwan, China".

Di acara olahraga internasional seperti Olimpiade, Taiwan kerap disebut sebagai "China Taipei" untuk menghindari masalah politik dengan Beijing.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya