Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Bukan Semata-mata Faktor Kinerja, Dedi Kurnia Ramalkan 4 Menteri Ini akan Dicopot Jokowi

RABU, 15 JUNI 2022 | 05:10 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah munculnya wacana perombakan kabinet yang dikabarkan dilakukan hari ini Rabu (15/6), Presiden Joko Widodo diingatkan untuk mengevaluasi beberapa menteri yang dianggap gagal karena memiliki kinerja buruk.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan ada beberapa pembantu Jokowi yang kerjanya buruk. Ia menyebutkan salah satunya adalah Menteri perdagangan M. Lutfhi. Ia dinilai punya masalah kinerja karena tidak berhasil mengawal proses perdagangan nasional.

"Mendag punya masalah soal kinerja, dan layak diganti karena kegagalanya mengawal perdagangan nasional yang berimbas pada publik," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/6).


Selain itu, menteri lainnya yang perlu mendapatkan catatan penting adalah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.

Pengamat jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini berpendapat karena alasan harus ada partai yang bergabung ke pemerintah, ada beberapa menteri yang perlu dicukupkan untuk bersama pemerintah. Artinya, selain faktor kinerja, alasan politik akomodir juga menjadi faktor perombakan kabinet Jokowi.

"Untuk itu Mendag, Menteri ATR, Menaker atau Mentan, dirasa cukup sudah membersamai pemerintah. Meskipun dengan alasan yang berbeda, beberapa karena kinerja buruk, beberapa lainnya bisa saja soal akomodasi yang sudah selesai," jelas Dedi.

Saat ditanya apakah Jokowi akan melakukan reshuffle, Dedi mengaku kesulitan membaca peluang realisasi perombakan. Sebab, meski Jokowi memiliki hak prerogatif, situasi hari ini lebih mungkin perombakan merupakan keputusan kolektif koalisi pemerintah, utamanya PDIP.

"Satu sisi memang kedaulatan Jokowi tidak menonjol, sisi lain reshuffle bisa saja soal akomodasi politik, belum tentu soal kinerja," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya