Berita

bank bjb menandatanganni perjanjian kerja sama Penyaluran Kredit UMKM Channeling dengan PT BPR Irian Sentosa dan PT Modern Multri Artha/Net

Bisnis

Kolaborasi dengan BPR Irian Sentosa, bank bjb Akselerasi Kredit di Wilayah Timur Indonesia

SELASA, 14 JUNI 2022 | 21:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, untuk semakin meningkatkan kinerja bisnis. Teranyar, bank bjb menandatanganni perjanjian kerja sama Penyaluran Kredit UMKM Channeling dengan PT BPR Irian Sentosa dan PT Modern Multri Artha.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Pemimpin Divisi Kredit Ritel bank bjb Rudy Purwadhi dengan Direktur Utama BPR Irian Sentosa Verasicca Nainggolan dan Direktur Strategis PT Modern Multi Artha Freddijoe Wunas, di Jakarta, Senin (13/6).

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan, bank bjb terus melakukan inovasi, memperkuat sinergi, untuk mengakselerasi penyaluran kredit, termasuk di sektor ritel, seiring dengan tren pemulihan ekonomi dan semakin membaiknya konsumsi dan daya beli masyarakat.  


Dikatakan Widi, kerja sama penyaluran kredit melalui skema channneling sebagai bentuk kontribusi bank bjb dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, termasuk kawasan timur Indonesia.

"Bagi bank bjb, sektor ritel memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan bisnis," ujarnya.  

Kerja sama antara bank bjb dengan BPR Irian Sentosa, kata dia, diharapkan akan memberikan percepatan pertumbuhan portofolio kredit di sektor ritel sekaligus memberikan berbagai kemudahan kepada masyarakat alam mengakses pembiayaan untuk berbagai kebutuhan.

"bank bjb senantiasa menyelaraskan kepentingan bisnis agar bergerak dalam koridor pemulihan ekonomi. Bank bjb fokus dalam penyaluran pembiayaan pada segmen korporasi dan komersial, juga sektor ritel, karena memiliki prospek positif untuk terus tumbuh," katanya.

Lanjut Widi, kolaborasi ini juga diharapkan akan mendorong penyaluran kredit bank bjb di kawasan timur Indonesia mengingat BPR Irian Sentosa memiliki jaringan kantor cabang luas dengan ribuan nasabah yang tersebar di berbagai kota kabupaten di wilayah Provinsi Papua.

Kata Widi lagi, bank bjb optimis, kolaborasi ini memiliki dampak positif mengingat BPR Irian Sentosa juga masuk kategori 250 BPR terbaik dengan aset di atas Rp 1 triliun.

"Menjadi salah satu komitmen bank bjb dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tekannya.

Sebagai catatan, hingga Maret 2022, penyaluran kredit bank bjb mencapai Rp 105,1 triliun. Realisasi kredit tersebut meningkat 8,3 persen year on year (yoy), atau tumbuh di atas rata-rata industri perbankan yang berada di level 5,8 persen pada Januari 2022.

Dengan kualitas kredit terjaga dengan baik, di mana Bank Bjb mencatatkan rasio kredit bermasalah (NPL) turun dari 1,4 persen menjadi 1,2 persen.

Tak hanya itu, perusahaan juga meraup laba sebesar Rp 738 miliar atau tumbuh 28,6 persen yoy pada kuartal I 2022. Salah satunya berkat kenaikan fee based income yang juga tumbuh 43,7 persen yoy menjadi Rp 372 miliar.  

Bahkan aset bank bjb juga tumbuh 16,6 persen menjadi Rp 167,4 triliun pada triwulan I 2022. Diikuti peningkatan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 15,9 persen menjadi Rp 128,3 triliun.

Masih kata Widi, bank bjb akan memanfaatkan momentum untuk terus meningkatkan kinerja positif pada triwulan selanjutnya selama tahun 2022. Hal ini dibarengi dengan kolaborasi serta inovasi digital yang dikembangkan perusahaan.

Selain itu, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja positif di atas pertumbuhan rata-rata industri perbankan secara nasional pada triwulan pertama 2022.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya