Berita

Presiden terpilih Filipina, Ferdinand Marcos Jr/Getty Images

Dunia

Negara Lagi Tegang Soal Laut China Selatan, Ferdinand Marcos: Beijing adalah Mitra Terkuat Filipina

SELASA, 14 JUNI 2022 | 15:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden terpilih Filipina Ferdinand Marcos Jr. memuji kemitraan yang terjalin antara Manila dan Beijing, terlepas dari ketegangan dua negara terkait sengketa di Laut China Selatan.

Marcos mengatakan hubungan antara Filipina dan China sangat penting dan saling menguntungkan. Ia juga menyebut China adalah "mitra terkuat" Filipina dalam proses pemulihan pandemi.

"Kami hanya bisa melakukannya dengan mitra kami, dan mitra terkuat kami selalu dalam hal itu, tetangga dekat kami, teman baik kami, Republik Rakyat China," kata Marcos, seperti dikutip The Star.


Pada Jumat malam (10/6), Departemen Luar Negeri Filipina mengajukan protes lain terhadap China atas dugaan penangkapan ikan ilegal, mengganggu kapal Filipina, dan memblokir pintu masuk Second Thomas Shoal.

Sehari sebelumnya, Kamis (9/6), Filipina juga mengumumkan telah memprotes pengembalian lebih dari 100 kapal China di sekitar Julian Felipe Reef.

Menanggapi perselisihan tersebut, Marcos mengatakan Filipina dan China akan dapat menyelesaikannya melalui komunikasi dan berterus terang mengenai kepentingan masing-masing negara.

Marcos mengatakan ia tidak akan mengkompromikan kedaulatan Filipina, sambil mengincar kesepakatan dengan China untuk menyelesaikan sengketa laut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya