Berita

Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Iman/Net

Politik

Tanpa Projo, PDIP Tetap Bisa Solid Raih Suara Signifikan pada Pemilu 2024

SELASA, 14 JUNI 2022 | 11:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Para relawan Presiden Joko Widodo, Pro Jokowi (Projo) sudah tidak sejalan lagi dengan PDI Perjuangan. Pasalnya, Projo menginginkan masa jabatan presiden ditambah, minimal 2,5 tahun.

Begitu analisis Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Iman, ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, terkait para pendukung Jokowi yang dinilai sudah membelot dari PDIP, Selasa (14/6).

"Saya kira Projo bukan membelot dari PDIP. Ini karena Projo ormas mandiri dan bukan organisasi sayap PDIP.  Yang tepat, Projo bisa tidak sejalan dengan PDIP dalam Pilpres,” ucap Arif.


Menurutnya, relawan muncul karena ada figur dari partai politik tertentu yang ditonjolkan. Sehingga tidak jadi masalah jika para pendukung itu lari dari partai yang sebelumnya telah menberikan dukungan besar bagi kader partai politik.

PDIP, lanjut Arif, tidak akan rugi jika ditinggalkan Projo. Sebab partai banteng moncong putih itu memiliki pendukung lain yang bisa membuat mereka tetap kuat pada 2024.

"Pada pemilu kemarin mereka sejalan karena persamaan kepentingan yakni mendukung Jokowi. Soal relawan itu ke figurnya atau tokohnya, kalau konteks pilpres. PDIP saya kira tetap solid dan memperoleh suara signifikan di pemilu besok,” tuturnya.

Disinggung mengenai Projo yang mendukung wacana perpanjangan masa jabatan presiden, Arif melihatnya ada suara Istana di balik suara Projo.

"Anggapan publik semacam ini wajar, karena antara elite Projo dan Jokowi memiliki kedekatan baik secara politik maupun emosional,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya