Berita

Mantan Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

DPR AS: Ada Bukti yang Cukup untuk Mendakwa Trump Atas Kerusuhan di Capitol Hill

SENIN, 13 JUNI 2022 | 15:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) telah menemukan bukti yang cukup untuk mendakwa mantan Presiden Donald Trump sebagai provokator kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari tahun lalu.

Anggota Komite Intelijen DPR dari Partai Demokrat, Adam Schiff mengatakan bukti tersebut akan diserahkan pada Departemen Kehakiman untuk ditindaklanjuti.

"Saya ingin melihat Departemen Kehakiman menyelidiki setiap tuduhan kredibel kegiatan kriminal di pihak Donald Trump," kata Schiff, seperti dikutip The New Daily, Minggu (12/6).


"Ada tindakan tertentu, bagian dari upaya yang berbeda untuk membatalkan pemilihan. Saya tidak melihat bukti sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman," lanjut dia.

Kerusuhan di Capitol Hill terjadi selama sidang Kongres AS untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden sebagai Presiden AS. Trump yang mengklaim hasil pemilihannya telah dicurangi disebut-sebut berusaha untuk menghentikan legitimasi kemenangan Biden.

Komite mengadakan dengar pendapat publik pertamanya minggu lalu. Sementara bukti tambahan akan diungkap pada pekan ini dalam sidang.

Setelah itu, Jaksa Agung Merrick Garland akan memutuskan apakah Departemen Kehakiman dapat menuntut Trump atau tidak.

"Begitu bukti dikumpulkan oleh Departemen Kehakiman, Departemen Kehakiman perlu membuat keputusan tentang apakah itu dapat membuktikan kepada juri tanpa keraguan bersalah presiden atau orang lain," jelas Schiff.

Pada Maret lalu, seorang hakim federal di California mengatakan kasus perdata Trump lebih mungkin diajukan atas upaya menghalangi perhitungan suara Kongres.

Trump juga dinilai telah melanggar dua UU, yaitu menghalangi proses resmi dan konspirasi untuk menipu AS.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya