Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ukraina Lanjutkan Ekspor Gandum, Buka Rute Lewat Polandia dan Rumania

SENIN, 13 JUNI 2022 | 12:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina mulai melanjutkan ekspor gandumnya dengan membuka dua rute alternatif, yaitu melalui Polandia dan Rumania. Ekspor dilanjutkan di tengah krisis pangan global akibat invasi Rusia ke Ukraina.

Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Senik mengatakan Ukraina sedang dalam pembicaraan dengan negara-negara Baltik untuk menambah koridor ketiga untuk ekspor pangan.

"Rute-rute itu tidak sempurna karena menciptakan kemacetan tertentu, tetapi kami melakukan yang terbaik untuk mengembangkan rute-rute itu untuk sementara waktu," ujar Senik di sela-sela Shangri-La Dialogue di Singapura pada Minggu (12/6).


Dalam pernyataannya Senik tidak memberikan rincian terkait berapa banyak gandum yang sudah atau akan diekspor melalui rute-rute tersebut.

Sistem kereta api Ukraina beroperasi pada ukuran yang berbeda dari tetangga Eropa mereka, seperti Polandia. Sehingga barang ekspor harus dipindahkan ke kereta yang berbeda di perbatasan di mana tidak ada banyak fasilitas transfer atau penyimpanan.

Rute ekspor gandum ke Rumania sendiri melibatkan transportasi dengan kereta api ke pelabuhan di sungai Danube, kemudian dimuat ke kargo di kapal tongkang untuk berlayar menuju pelabuhan Constanta. Secara keseluruhan, proses tersebut lebih rumit dan mahal.

Ukraina adalah pengekspor gandum terbesar keempat di dunia. Terdapat sekitar 30 juta ton gandum yang disimpan di wilayah yang dikuasai Ukraina yang coba diekspor melalui jalan darat, sungai dan kereta api.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya