Berita

Serangan di Kota Sievierodonetsk, Ukraina/Net

Dunia

Rusia Ledakkan Jembatan Penghubung Sievierodonetsk, Rute Evakuasi Terpotong

SENIN, 13 JUNI 2022 | 09:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia telah meledakkan sebuah jembatan yang menghubungkan Kota Sievierodonetsk, Ukraina dengan Kota Lysychansk di seberang sungai.

Dengan hancurnya jembatan tersebut, maka rute evakuasi bagi warga sipil terpotong. Lantaran hanya tersisa satu dari tiga jembatan yang masih berdiri.

"Jika setelah penembakan baru, jembatan itu runtuh, kota itu akan benar-benar terputus. Tidak akan ada cara untuk meninggalkan Sievierodonetsk dengan kendaraan,” kata gubernur provinsi Luhansk, Serhiy Gaidai, seperti dimuat Reuters, Minggu (12/6).


Gaidai mencatat tidak ada perjanjian gencatan senjata atau pun koridor evakuasi yang disepakati.

Sievierodonetsk telah menjadi pusat pertempuran untuk menguasai wilayah Donbas timur Ukraina. Beberapa bagian kota telah hancur dalam beberapa pertempuran paling berdarah sejak Kremlin melancarkan invasi pada 24 Februari.

Menurut Gaiddai, pasukan Rusia telah menguasai sebagian besar kota tetapi pasukan Ukraina tetap menguasai kawasan industri dan pabrik kimia Azot tempat ratusan warga sipil berlindung.

"Sekitar 500 warga sipil tetap berada di wilayah pabrik Azot di Sievierodonetsk, 40 di antaranya adalah anak-anak. Terkadang militer berhasil mengevakuasi seseorang," ujarnya.

Sievierodonetsk merupakan kantong terakhir tanah Ukraina yang dikuasai di wilayah strategis Luhansk. Dengan jatuhnya kota tersebut, maka akan membawa Rusia selangkah lebih dekat ke salah satu tujuan yang dinyatakan oleh Putin yang disebut sebagai "operasi militer khusus".

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya