Berita

Pentolan band Dewa 19, Ahmad Dhani/Net

Politik

Tur 30 Kota Dewa 19 Tak Dapat Sponsor BUMN, Ahmad Dhani: Saya Malu Minta-minta

MINGGU, 12 JUNI 2022 | 18:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengalaman tidak mendapatkan sponsor dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), nyatanya tidak hanya dialami panitia Formula E atau E-Prix Jakarta 2022. Hal serupa, juga dialami grup band legendaris Dewa 19.

Dikatakan pentolan band Dewa 19, Ahmad Dhani, saat ini dia dan rekan-rekannya sedang menggelar tur 30 kota dan sudah sukses tergelar di Surabaya, Pekanbaru serta Medan. Dari tiga kota itu, tidak satupun BUMN menyertakan sponsor.

"Ya nggak ada apa apa, mungkin Dewa 19 dianggap belum layak jadi band legendaris," ujar Ahmad Dhani kepada wartawan, Minggu (12/6).


Apa yang dialami Dewa 19 berbeda sama sekali dengan perlakuan kepada band Slank yang akan dibuatkan Koperasi Slankers oleh Menkop UKM Teten Masduki.

Soal perbedaan perlakukan itu, Dhani mengaku enggan memikirkan. Bahkan, dia yang merupakan kader Partai Gerindra yang juga bagian koalisi pemerintah, enggan jika harus memohon pada BUMN agar mendapatkan sponsor

"Wah ndak lah kalau urusan begituan, saya malu minta-minta.
Wong waktu saya di kriminalisasi masuk penjara aja saya tidak minta bantuan siapapun," katanya.

Pada posisi ini, Dhani pun menyindir band-band yang menjadi pendukung abadi pemerintah. Dia pun mengistilahkan band pendukung pemerintah itu sebagai band plat merah.

"Menjadi band 'plat merah' itu aib buat sejarah permusikan Indonesia. Anak band itu merdeka fitrahnya," celotehnya.

Dhani pun berkelakar, sponsor BUMN tidak diberikan kepada Dewa 19 karena posisinya sebagai kader Partai Gerindra yang tengah kencang menyiapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

"Jadi dianggap berbahaya jika membesarkan Dewa 19 yang pastinya berafiliasi ke Partai Gerindra," selorohnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya