Berita

Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Muslim Arbi: Ganjar Sedang Tiru Jokowi, Seperti Mau Pisah dengan PDIP

MINGGU, 12 JUNI 2022 | 13:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang seolah ingin pisah ranjang dengan PDI Perjuangan, dipandang menjadi akar yang membuat relawan Ganjar berani menekan partai banteng moncong putih.

Tekanan yang dilakukan relawan itu, agar Ganjar diusung oleh partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

Gelagat itu, terbaca oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi. Menurutnya, Ganjar Pranowo sedang meniru Jokowi yang ingin berpisah dengan PDIP setelah dibesarkan oleh partai itu.


"PDIP besarkan Ganjar sebagaimana Jokowi. Tapi sekarang Ganjar mau meniru Jokowi. Terlihat Jokowi mau pisah ranjang dengan PDIP," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/6).

Muslim pun mencurigai, bahwa sikap Jokowi dan Ganjar saat ini mengakibatkan relawan Ganjar melakukan penekanan kepada PDIP.

"Apakah itu yang ditangkap oleh relawan Ganjar sehingga lakukan penekanan agar Ganjar dicapreskan PDIP, jika tidak akan cari perahu lain seperti yang dilakukan Projo yang merapat ke KIB?" tanya Muslim.

Selain itu, Koordinator Indonesia Bersatu ini juga menyoroti adanya foto yang beredar memperlihatkan Ganjar dikelilingi sejumlah pengusaha.

"Apakah para pengusaha ini sudah ancang-ancang dana sebagaimana Jokowi di backup oligarki ekonomi," katanya.

"Apakah itu yang jadi keyakinan para relawan Ganjar atau Ganjarist berani lawan PDIP untuk Capreskan Ganjar karena disupport pengusaha dengan dana besar? Apakah para Ganjarist ini mau menjual Ganjar dengan copy paste pencitraan Jokowi juga?" pungkas Muslim.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya