Berita

Perwakilan Keluarga Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman/Repro

Nusantara

Masyarakat Bisa Ziarahi Makam Eril Usai Rangkaian Acara Utama

MINGGU, 12 JUNI 2022 | 02:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat yang akan berziarah kubur atas wafatnya putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, diharapkan bisa tertib dan menunggu acara utama penguburan selesai.

Demikian disampaikan perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, dalam sebuah konferensi pers daring, Sabtu (11/6).

"Setelah selesai acara pemakaman diperkirakan mungkin selesai sekitar setengah hari itu warga tetap diizinkan (berziarah)," ucap Erwin, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Hal itu dilakukan karena pihak keluarga ingin prosesi pemakaman berjalan khusyuk dan mempertimbangkan keterbatasan situasi dan kondisi di lokasi pemakaman. Sehingga, pihaknya memohon maaf kepada masyarakat yang sudah menyampaikan doa di Gedung Pakuan itu tidak perlu ke pemakaman.

"Yang akan berdoa atau ziarah kubur itu nanti dipersilakan setelah selesai keseluruhan rangkaian acara penguburan yang terutama akan dihadiri oleh keluarga," lanjutnya.

Erwin menerangkan, rombongan Ridwan Kamil akan tiba di Indonesia pada Minggu sore (12/6). Setelah proses pengurusan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta selesai, rombongan akan langsung bertolak ke Gedung Pakuan, Kota Bandung.

"Jadi diperkirakan kehadiran (rombongan) di Bandung itu akan tiba malam hari. Pada saat tiba akan ada acara keluarga inti setibanya di Gedung Pakuan, diperkirakan sekitar pukul 22.00 atau 23.00 WIB," terangnya.

Kakak Ridwan Kamil itu menuturkan, apabila masyarakat ingin mendoakan Eril dan bertakziah di Gedung Pakuan tetap dipersilakan. Nantinya tim dari Pemprov Jabar akan mengatur kedatangan masyarakat yang hendak  pelayat.

"Kesokannya, Senin (13/6) itu kami akan berangkat ke lokasi pemakaman keluarga yang berada di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung," tuturnya.

Tak lupa Erwin menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI, Joko Widodo, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi beserta jajarannya. Kemudian, kepada Dubes Swiss, Muliaman Hadad serta seluruh pihak yang sudah membantu untuk kelancaran proses sampai dengan saat ini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya