Berita

Menhan Prabowo Subianto nampak akrab dengan Menhan Amerika Serikat Lloyd James Austin III di Dutch Pavillion Hotel Shangri-La Singapura, Jumat (10/6)/RMOL

Politik

Digoda Menhan AS Lloyd Austin di Singapura, Prabowo: Alhamdulillah, Saya Tidak Harus Pidato

SABTU, 11 JUNI 2022 | 00:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto nampak akrab dengan Menhan Amerika Serikat Lloyd James Austin III. Keduanya, terekam dalam pertemuan di Dutch Pavillion Hotel Shangri-La Singapura, Jumat (10/6).

Perbincangan bermula saat kedua menteri ini saling bertegur sapa. Menhan Lloyd memberikan candaan, dirinya ingin mendengar Prabowo berpidato seperti saat memberikan opening speech di forum Institute for Strategic Studies (IISS) Manama Dialogue 2021 di Bahrain pada November 2021 lalu.

“Thanks God, alhamdulillah kali ini saya tidak harus pidato,” kata Prabowo merespons candaan Lloyd seraya tertawa.


Prabowo berada di Singapura dalam rangka menghadiri panel diskusi dengan tajuk “Mengelola Persaingan Geopolitik di Kawasan Multipolar“ dalam forum IISS Shangri-La Dialogue 2022, yang merupakan salah satu forum terpenting bagi pejabat senior dunia untuk berbagi perspektif baru tentang tantangan keamanan yang berkembang di Asia.

Pada IISS Manama Dialogue tahun lalu, Prabowo membawakan pidato pembukaan yang menekankan bahwa kekuatan yang seimbang dengan kebajikan adalah kunci dari perdamaian dunia, dan para pemimpin dunia perlu mencerminkan nilai kebajikan dan rasa hormat satu sama lain.

“Pemimpin harus mencerminkan kebajikan dan rasa hormat. Kekuatan-kekuatan besar dunia perlu menghayati ini. Hanya dengan begitulah sejarah akan menilai mereka. Tidak hanya menjadi kekuatan besar, tetapi lebih penting dan abadi, yaitu menjadi peradaban besar,” tutur Prabowo saat itu.

Selain bertemu dengan Menhan Lloyd, Prabowo melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen di Kementerian Pertahanan Singapura.

Pertemuan ini digelar usai keduanya meninjau Guard of Honour atau jajar kehormatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Prabowo optimis bahwa intensitas pertemuan dan komunikasi antara menteri pertahanan serta interaksi angkatan bersenjata kedua negara dalam beberapa waktu terakhir dapat meningkatkan kualitas kerja sama yang sedang berjalan, khususnya dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertahanan.

“Kami optimis setelah implementasi kerja sama pertahanan Indonesia dan Singapura, interaksi kerja sama pertahanan akan lebih signifikan meningkat dan akan memberikan manfaat maupun dampak lebih besar dari kerja sama yang sudah ada, terlebih pada peningkatan Sumber Daya Manusia pertahanan kedua negara,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya