Berita

Menteri Pertahanan Vietnam Jenderal Phan Van Giang dan Menteri Pertahanan India Rajnath Singh/Net

Dunia

Makin Kompak, India dan Vietnam Pererat Kerjasama Pertahanan

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 14:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dan Vietnam meningkatkan kekompakannya dalam bidang pertahanan dengan menandatangani "Pernyataan Visi Bersama tentang Kemitraan Pertahanan India-Vietnam Menuju 2030".

Pernyataan itu ditandatangani oleh Menteri Pertahanan India Rajnath Singh dan Menteri Pertahanan Vietnam Jenderal Phan Van Giang di Hanoi pada Rabu (8/6).

Selama pertemuan, keduanya menyoroti peradaban dan budaya kedua negara yang sudah berlangsung selama lebih dari 2.000 tahun. Keduanya juga berfokus pada inisiatif untuk memperluas keterlibatan pertahanan bilateral.


Kedua belah pihak menilai bahwa lingkungan politik dan keamanan di dunia dan di kawasan ini terus rumit, dengan tantangan keamanan tradisional dan non-tradisional yang saling terkait.

Mereka juga berpandangan bahwa kawasan Asia-Pasifik masih memiliki banyak potensi risiko dan ketidakstabilan.

Dari laporan India Narrative, pada kesempatan tersebut, keduanya juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai Dukungan Logistik. Itu adalah langkah besar menuju penyederhanaan prosedur untuk dukungan logistik.

Kedua menteri juga menyetujui penyelesaian awal dari Garis Kredit Pertahanan senilai 500 juta dolar AS yang diberikan ke Vietnam.

India dan Vietnam telah berbagi Kemitraan Strategis Komprehensif sejak 2016 dan kerjasama pertahanan merupakan pilar utama kemitraan keduanya yang sudah berlangsung selama 50 tahun.

Kementerian Pertahanan Vietnam mengatakan kedua negara memiliki hubungan yang paling dapat dipercaya dengan konvergensi kepentingan dan keprihatinan bersama yang lebih luas.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya