Berita

Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) bersama Ketua Umum JMSI Teguh Santosa/RMOL

Hukum

Ingin Indonesia Bebas Korupsi, Firli Bahuri Beberkan Kinerja KPK 2 Tahun Terakhir

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 19:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri meyakini lembaga antirasuah tidak akan pernah bubar. Firli menyatakan bahwa dirinya berkomitmen untuk membersihkan Indonesia dari tindakan korupsi.

Firli meyakini 277 juta rakyat Indonesia merindukan negaranya bebas praktik rasuah. Purnawirawan jenderal polisi bintang tiga itu menegaskan bahwa apa yang ia rasakan sama dengan yang diinginkan seluruh rakyat Indonesia.

"Saya hanya rindu dan memiliki cita-cita keinginan bahwa Indonesia bersih dan bebas dari korupsi. Saya yakin kerinduan dan keinginan saya sama dengan keinginan lebih dari 277 juta rakyat Indonesia," demikian kata Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/6).


Lebih lanjut mantan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri ini menyatakan pihaknya akan terus bekerja. Ia memastikan bahwa kinerja KPK tidak menurun meskipun dalam 2 tahun terakhir Indonesia dilanda pandemi virus corona baru (Covid-19).

Firli kemudian mengungkapkan penanganan kasus rasuah selama tahun 2021. Secara detail, ada 128 perkara yang sedang dalam tahap penyelidikan dan 107 perkara sedang disidik, sementara itu 122 perkara telah masuk ke tahap penuntutan.

Selain itu, kasus rasuah yang sudah inkracht sebanyak 95 perkara dengan 97 perkara sudah tereksekusi. Total tersangka yang ditahan oleh KPK sepanjang tahun 2021 sebanyak 127 orang.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Sumsel ini juga mengulas tentang data perkara yang ditangani KPK hingga 30 Mei 2022.  Untuk perkara di tahap penyelidikan sebanyak 57 perkara, tahap penyidikan 46 perkara. Sementara yang sudah inkracht sebanyak 43 perkara dan sudah tahap eksekusi 37 perkara.

"Jumlah tersangka yang ditahan sebanyak: 46 orang tersangka," demikian Firli menyatakan.

Dalam menjalankan kinerjanya sebagai orang nomor satu di KPK, Firli mengungkapkan bahwa untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan asset recovery yang disetor ke kas  negara selama tahun 2021 sebesar RP 491 miliar lebih.

"Adapun untuk PNBP dan asset recovery yang telah disetorkan ke kas negara sejak 1 januari 2022  sampai 30 mei 2022 sebesar Rp 250,6 miliar," pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya