Berita

Dukungan pemuda dan masyarakat Sulawesi agar Firli Bahuri maju dalam Pilpres 2024 mendatang/Ist

Nusantara

Muncul Lagi, Kini Masyarakat Sulsel Minta Firli Bahuri Maju Pilpres 2024

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 15:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Harapan dan dukungan masyarakat agar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang terus bermunculan.

Kali ini,  sejumlah masa yang mengatasnamakan Pemuda Sulawesi di Makassar meminta komandan pemberantasan korupsi itu nyalon di Pilpres 2024 yang akan datang.

Dengan perangkat sederhana, para pemuda ini membentangkan spanduk kain yang dicat bertuliskan "Pemuda Sulawesi minta Firli KPK jadi Presiden RI”.


Koordinator aksi, Feri Kamarudin mengatakan, ia bersama masyarakat di Sulawesi lainnya mengaku mengapresiasi sosok Firli Bahuri dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Kami tahu beliau orangnya tegas dan lurus, pimpin KPK tangkap koruptor. Sosok seperti beliau inilah yang menurut kami cocok memimpin Indonesia agar bebas korupsi dan bisa mensejahterakan rakyatnya," katanya pada Kamis (9/6).

Khairudin mengaku gerakannya murni aspirasi karena keinginan agar tokoh antikorupsi menjadi presiden.

"Ya kami ingin menyampaikan ini semoga didengar karena korupsi ini sudah banyak bikin kita masyarakat sengsara," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat dari sejumlah wilayah dengan berbagai latar belakang profesi mulai dari petani, nelayan, guru hingga santri meminta Firli maju saat Pilpres 2024 mendatang. Namun, terkait banyaknya dukungan dan aspirasi ini, Firli menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui soal asal-muasal gerakan tersebut.

"Saya fokus kerja untuk memberantas korupsi dan saya akan selesaikan tugas saya selaku Ketua KPK sampai tuntas akhir 2023. Saya hanya ingin Indonesia bebas dari korupsi," ujar Firli.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya