Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate/Net

Politik

Jaga Keberlangsungan Program Transformasi Digital, Kominfo Lakukan Penyesuaian Anggaran 2023

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 02:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyesuaian alokasi anggaran dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk tahun anggaran 2023, dengan tujuan untuk menjaga keberlangsungan program transfornasi digital nasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Komlek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6).

Dalam penjelasannya, Johnny menyatakan bahwa pagu indikatif Kementerian Kominfo tahun 2023 sebesar Rp 18,4 triliun sesuai surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas per tanggal 18 April 2022.


"Kebutuhan anggaran Kementerian Kominfo tahun anggaran 2022 yang diusulkan ke Kementerian Keuangan sebesar Rp 42,3 triliun. Sehingga tahun 2022 ini, terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp 20,5 triliun dari DIPA awal tahun 2021 yang mengakibatkan perlu dilakukan penyesuaian-penyesuaian anggaran di tahun-tahun anggaran berikutnya atau yang dikenal dengan carry over, termasuk carry over ke tahun 2023," jelasnya.

Dengan alokasi pagu indikatif tahun 2023 sekitar Rp 18,4 triliun yang jauh lebih rendah dari carry over tahun 2022, sehingga Johnny berpendapat, dibutuhkan berbagai kebijakan-kebijakan yang harus dicarikan solusi pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem ini mengungkapkan, pada tahun 2023 Kementerian Kominfo berencana melanjutkan program transformasi digital nasional, di mana ada lima target yang dicanangkan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Pertama percepatan penyediaan infrastruktur telekomunikasi; kedua menyiapkan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis; ketiga percepatan integrasi pusat data nasional; keempat penyiapan regulasi, skema-skema pendanaan transformasi digital; dan yang kelima menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia atau talenta digital.

Lima arahan presiden tersebut kemudian diturunkan ke dalam lima program strategis yang meliputi program penyediaan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, pemanfaatan TIK, pengelolaan spektrum frekuensi, standar perangkat dan layanan publik dan program dukungan manajemen.

"Kita tentu akan mencari sumber sumber pembiayaan yang lebih kreatif lagi untuk memberikan dukungan terhadap Pagu Program Komunikasi Publik," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya