Berita

Diskusi yang dihadiri Gubernur Lemhanas di Nasdem Tower/RMOL

Nusantara

Gubernur Lemhanas Harap Sense of Crisis Ditingkatkan Hadapi Krisis Pangan

RABU, 08 JUNI 2022 | 19:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Andi Widjajanto menuturkan bahwa pengelolaan ketahanan nasional mendapatkan ujian berat pada saat ada krisis.

Hal itu disampaikan Andi dalam acara diskusi “Bagaimana Pengaruh Geopolitik dan Geostrategi Dunia Terhadap Pangan Nasional?” di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (8/6).

"Kita sekarang belum menuju krisis pangan. Kalau kita belajar dari pengelolaan krisis, yang pertama masalah terbesar pada saat kita bersiap-siap untuk menghadapi krisis adalah kita tidak sadar kita menuju krisis. Masalah terbesar pada saat kita pengelolaan krisis adalah kita tidak sadar kita sedang krisis,” beber Andi.


Dia menambahkan Presiden Joko Widodo sering mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan sense of crisis, sehingga seluruh masyarakat memiliki sensitivitas terhadap krisis ketika seluruh indikator yang ada mulai muncul.

"Pada saat kita bergerak ke arah krisis tonenya, moodnya itu sudah survival. Kalau tone survival yang dibutuhkan terobosan, langkah cepat, berpikir jangan pendek,” ujar Andi mengingatkan.

Oleh karenanya ia berharap seluruh masyarakat mampu meningkatkan rasa krisis yang besar untuk bisa menjaga ketahanan pangan ke depan.

"Sekarang sense of crisisnya yang ditingkatkan ya berharap kita tidak masuk dari kerawanan berubah menjadi krisis, tapi berharap kalaupun itu harus terjadi ketahanan nasional kita cukup kuat bukan hanya kita survive tapi kita juga sustain lalu menuju negara yang lebih kuat,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya