Berita

Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Rizki Sadig/Net

Politik

Bijak Bermedia Sosial, Legislator PAN: Sekali Klik, maka Unggahan akan Menjadi Jejak Digital yang Sulit Dihapus

RABU, 08 JUNI 2022 | 01:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perkembangan teknologi seiring tranformasi era digital yang serba cepat, harus disertai kecakapan dan kehati-hatian dalam memanfaatkannya. Utamnya, berhati-hati dalam bermedia sosial karena akan mencatatkan rekam jejak yang sulit dihapus namun mudah dilacak.

Begitu dikatakan anggota Komisi I DPR RI Ahmad Rizki Sadig dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator dengan tema "Ayo Sadari Rekam Jejak Digitalmu", Selasa (7/6).

“Kita tidak hanya cukup untuk menguasai digital, tetapi juga paham bagaimana mengoperasionalkan dari sisi kebijaksanaan ataupun dari sisi kehati-hatian dalam menggunakan media sosial," kata Rizki Sadig.


"Karena jejak digital sejatinya begitu kita klik tombol pada saat itulah akan menjadi jejak langkah yang sulit untuk dihapus di masa yang akan datang," imbuhnya.

Pada prinsipnya, kata legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini, dunia digital sama saja seperti dunia nyata, di mana di dalamnya memuat berbagai macam hal termasuk sisi positif dan negatif.

"Tentunya kita harus waspada dan bijaksana dalam menggunakan dunia digital ataupun media sosial. Karena hal tersebut akan menjadi sarana untuk kita terlibat pada hal-hal yang tanpa kita sadari mungkin melanggar hukum, menyakiti perasaan orang, ataupun penyebaran berita bohong," terangnya.

Rizki menekankan kembali, bahwa menguasai dan memahami dunia digital khususnya media sosial harus selalu diasah. Supaya, tidak ada kelalaian yang justru merugikan pengguna media sosial di kemudian hari.

"Karena kita berkewajiban bertanggungjawab terhadap apapun yang kita unggah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya