Berita

Hubungan Presiden RI Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut tak merenggang/Net

Politik

Jokowi-Megawati Baik-baik Saja, Legislator PDIP: Jangan Dibentur-benturkan Lagi

SELASA, 07 JUNI 2022 | 11:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tidak ada kerenggangan yang berarti. Komunikasi keduanya pun masih terjalin dengan baik.

Untuk itu, kepada semua pihak diharapkan tidak membentur-benturkan Megawati dengan Jokowi lagi.

Demikian antara lain disampaikan politikus PDI Perjuangan, Junimart Girsang, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6).


Junimart menegaskan, Megawati bisa memecat siapapun kader yang tidak mengindahkan keputusan partai. Namun, Jokowi merupakan kader PDIP yang meminta arahan dari pengurus pusat dan Megawati.

“Kalau renggang atau melawan, tentu partai akan melakukan atau mengambil satu sikap, iya kan. Mengingatkan bahkan memecat, kan begitu. Kita kan punya anggaran rumah tangga, kita harus paham itu,” kata Junimart.

Ia menambahkan, ketidakhadiran Megawati dalam beberapa acara Jokowi bukan indikasi kerenggangan. Menurut dia, setiap orang memiliki agenda masing-masing yang tak dapat diwakilkan.

"Kita harus ambil positifnya lah, jangan langsung kita menyimpulkan ternyata renggang, jangan begitu," tutup Wakil Ketua Komisi II DPR ini.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya