Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung/Net

Politik

Doli Kurnia: KIB Ingin Hadirkan Tradisi Politik Tak Mesti di Ujung Waktu

SELASA, 07 JUNI 2022 | 04:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kehadiran Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dimotori Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk membangun budaya baru. Agar demokrasi tidak terjebak pada budaya politik last minute alias di ujung waktu.

"KIB ini ingin membangun tradisi politik baru. Tentang koalisi, pilpres itu tidak mesti di ujung mau mendaftarkan ke KPU," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung kepada wartawan, Senin (6/6).

"Tetapi harus kita mulai dari jauh hari dengan diskusi, dengan dialektika, membangun narasi, membangun nilai," imbuhnya.


Doli mengatakan, sejak pertemua para ketua umum hingga resmi diumumkan sebagai koalisi, KIB lebih banyak berbicara tentang gagasan bagaimana membangun Indonesia daripada membahas soal figur yang akan diusung.

"Jadi sebenarnya dari 12 Mei hingga (deklarasi) malam kemarin dan dalam waktu dekat ini, kami mendiskusikan tentang narasi, kami menuliskan cerita tentang Indonesia. Setidaknya lima tahun ke depan mau apa gambarnya," terangnya.

Ketika gagasan sudah selaras, lanjut Ketua Komisi II DPR RI ini, baru kemudian koalisi akan mencari figur yang tepat untuk menjalankan gagasan yang telah dirumuskan.

"Jadi kita bicara gagasan, nilai-nilai, konsespsi kenegaraan, konsepsi bangsa. Itu yang kita bangun. Itu yang kita gagas sebagai chapter-chapter awal," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya