Berita

Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia Marsekal (Purn) Chappy Hakim melakukan lawatan ke Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono/Ist

Politik

Bertemu Laksamana Yudo Margono, Chappy Hakim Serahkan Buku Kedirgantaraan untuk TNI Angkatan Laut

SELASA, 07 JUNI 2022 | 02:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia, Marsekal (Purn) Chappy Hakim melakukan lawatan ke Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono di Wisma Elang Laut, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (6/6).

Pada pertemuan tersebut, Chappy Hakim yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) tahun 2002-2005, menyerahkan 50 buku karya tangannya mengenai kedirgantaraan untuk menambah perbendaharaan buku buku perpustakaan milik TNI Angkatan Laut.

Selain itu, keduanya juga membedah sejumlah topik penting. Antara lain mengenai tugas-tugas Angkatan Laut sebagai bagian integral TNI sebagai sebuah Angkatan Perang Republik Indonesia yang bersama-sama Angkatan Darat dan Angkatan Udara bertugas menjaga kedaulatan dan kehormatan serta martabat bangsa.


Dalam suasana yang santai tersebut, Laksamana Yudo menjelaskan tentang tantangan ke depan yang dihadapi TNI AL. Tantangan ini, katanya, juga ada di Angkatan Darat dan Angkatan Udara, dalam hal menyiapkan sumber daya manusia menghadapi perkembangan keadaan serta kemajuan teknologi yang sangat cepat belakangan ini.   

"Secara khusus Angkatan Laut memang mengemban tugas yang tidak ringan dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia yang sangat luas," kata Laksamana Yudo.

"Termasuk di dalamnya, gelar kekuatan yang dibutuhkan untuk mengawal keamanan laut sepanjang ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia), di samping wilayah perbatasan rawan lainnya. Seperti kawasan Selat Malaka dan Kepulauan Riau serta Natuna," imbuhnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan tukar menukar cendera mata dan penyerahan secara simbolik 50 buku kedirgantaraan untuk perpustakaan TNI AL.   

Sebagai kenang kenangan, Laksamana Yudo diberi sebuah buku tulisan Chappy Hakim di tahun 2011 yang berjudul “Pertahanan Indonesia-Angkatan Perang Negara Kepulauan”.  

Laksamana Yudo juga menyerahkan plaket dan minatur Ponyard (pedang kecil) kebanggaan Angkatan Laut kepada Chappy Hakim.

Dalam kesempatan itu Yudo didampingi Mayor Jenderal Widodo Dwi Putranto, Komandan Korps Marinir.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya