Berita

Pelapor Bupati Bima, Indah Damayanti Putri terkait dugaan korupsi pembangunan Masjid Agung Bima/RMOL

Hukum

Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Agung Bima, Bupati Indah Damayanti Putri Dilaporkan ke KPK

SENIN, 06 JUNI 2022 | 15:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Bima, Indah Damayanti Putri dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Syahrul Rizal seseorang yang mengaku sebagai putra daerah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kuasa hukum pelapor, Muhammad Mualimin mengatakan, kedatangannya ke KPK bertujuan untuk melaporkan dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Agung Bima.

"Yang menurut laporan hasil pemeriksaan BPK Provinsi itu, potensial merugikan Rp 8,4 miliar keuangan negara dikarenakan pembangunan Masjid Agung Bima ini dikerjakan oleh PT Brahmakerta Adiwira yang direktur utamanya Yufizar," ujar Mualimin kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin siang (6/6).


Pihak pelapor kata Mualimin, menduga ada "permainan" dalam proyek tersebut karena perusahaan yang menggarap proyek sudah berkali-kali diblacklist oleh lembaga pengkajian pemerintah, namun masih tetap bisa mengerjakan proyek.

"Ada empat pihak (yang dilaporkan), yang pertama ada Bupati Bima Indah Damayanti Putri, lalu Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, lalu Sekdanya dan Direktur Utama PT Brahmakerta Adiwira namanya Yufizar," kata Mualimin.

Proyek pembangunan Masjid Agung Bima tersebut ungkap Mualimin, memakan anggaran sebesar Rp 78 miliar lebih dengan rentang waktu pekerjaan satu tahun.

Sementara itu, pihak pelapor lain yakni Syahrul Rizal selaku Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institut berharap KPK dapat menindaklanjuti laporannya itu.

"Harapan kami, Firli Bahuri selaku pimpinan KPK, bekerja untuk daerah Kabupaten Bima agar bagaimana Kabupaten Bima itu bersih jauh dari KKN itu sendiri," pungkas Syahrul.

Saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri membenarkan bahwa KPK menerima adanya pelaporan dari masyarakat terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Masjid Agung Bima.

"Betul. Berikutnya, kami akan telaah dan verifikasi lebih dahulu laporan dimaksud," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya