Berita

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meninjau pelaku UMKM/Ist

Nusantara

Sesuai Perintah, Edy Rahmayadi akan Alokasikan 40 Persen Belanja Barang dan Jasa untuk Produk Lokal

SENIN, 06 JUNI 2022 | 03:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berkomitmen akan mengimplementasikan perintah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengutamakan belanja produk lokal.

Hal ini, dikatakan Edy, bertujuan agar ekonomi Indonesia, khususnya Sumut bisa pulih lebih cepat usai dihantam Covid-19 selama kurang lebih dua tahun.

Sesuai perintah Menteri Dalam Tito Karnavian, Gubernur diminta menggunakan produk dalam negeri sebesar 40 persen untuk belanja barang dan jasa. Edy berharap, dengan cara ini bisa mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Sumut.


"Kita mengimplementasikan perintah Mendagri, jadi UMKM kita khususnya yang di Sumut bisa terbantu," kata Edy usai meninjau tempat pembuatan sepatu Kotama di Jalan A.R Hakim Nomor 206 C, Medan, Sabtu (4/6).

Edy meminta masyarakat agar lebih memilih produk lokal ketimbang luar negeri. Langkah tersebut, akan mempercepat bangkitnya sektor ekonomi terutama UMKM.

"Kalau saya lihat produk lokal kita tidak kalah dengan produk luar negeri contohnya ini, sepatu Kotama, kualitasnya bagus, berani bersaing soal harga. Mungkin nanti kita bisa kerja sama untuk pengadaan sepatu sekolah, sepatu untuk ASN Dan lainnya " kata Edy seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumut.

Sementara itu, pendiri Kotama Azri menyambut baik kebijakan ini dan berharap bisa diimplementasikan segera. Menurutnya, kebijakan ini akan sangat membantu UMKM terus beroperasi.

"Tentu ini kebijakan yang luar biasa dan mudah-mudahan segera terealisasi. Jadi, itu akan sangat membantu kami UMKM yang cukup kesulitan saat covid-19," kata Azri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya