Berita

Proses pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aare, Bern, Swiss/Net

Dunia

Masuki Musim Panas, Otoritas Swiss Optimis Bisa Segera Temukan Eril di Sungai Aare

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 14:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Bern, Swiss masih belum membuahkan hasil hingga Sabtu sore (4/6) waktu setempat.

Polisi Maritim Bern mengungkap proses pencarian telah dilakukan mencakup 29 kilometer wilayah Sungai Aare. Berbagai metode juga digunakan, baik patroli darat maupun patroli perahu.

Dalam keterangan KBRI Bern yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, berdasarkan perkiraan cuaca, Swiss akan menghadapi hujan dan badai, terutama di daerah pegunungan. Akibatnya debit air Sungai Aare akan terus meningkat.


Sementara itu, metode pencarian akan sangat bergantung pada jumlah debit air, tingkat kekeruhan air, dan cuaca di sepanjang area pencarian yang dapat berubah sewaktu-waktu.​

"Saat ini Swiss telah memasuki musim panas. Pihak Kepolisian Bern optimis bahwa naiknya temperatur pada musim panas akan berimplikasi pada penambahan debit air dan intensitas aktivitas pengunjung di sepanjang sungai Aare," kata KBRI Bern.

"Peningkatan dinamika di sungai Aare ini diharapkan akan berkontribusi positif dalam proses pencarian," tambahnya.

Eril dinyatakan hilang sejak Kamis (26/5) ketika berenang di Sungai Aare bersama keluarganya. Sejak saat itu, otoritas Swiss telah meluncurkan proses pencarian.

Pada Jumat (3/6), pihak keluarga Kang Emil dan istri, Atalia Praratya, telah menyatakan Eril meninggal dunia karena tenggelam. Tetapi proses pencarian jasadnya terus dilakukan tanpa batas waktu yang ditentukan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya