Berita

Ketua Umum PSI Giring Ganesha saat kakinya kejeblos dalam lumpur di area calon sirkuit Formula E/Net

Politik

Kehadiran Jokowi dan Puan Jadi Tamparan Keras Bagi Giring dan “Buzzer Penyerang” Anies Baswedan

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 08:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kehadiran Presiden Joko Widodo hingga Ketua DPR RI Puan Maharani di ajang balap mobil listrik Formula E menjadi tamparan keras untuk Ketua Umum PSI Giring Ganesha dan buzzer lainnya yang selalu “menyerang” Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengibaratkan, nasib Giring Ganesha seperti menepuk air di dulang dan terpecik ke muka sendiri. Sebab Giring di awal akan dibangunnya sirkuit Formula E, sempat menghebohkan publik.

Dia melakukan sidak ke lahan yang akan dibangun sebagai sirkuit. Bahkan dalam sidak tersebut, kaki mantan vokalis Nidji itu terjeblos ke dalam lumpur.


"Giring gagal bawa PSI serang dan bully Anies. Itu partai kok cuma untuk serang Anies?" ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/6).

Muslim menilai, selama ini tidak ada agenda lain PSI selain hanya bully dan kritik Anies. Namun demikian, hal itu dianggap bagus sebagai sparing partner buat Anies dalam dialektika kepemimpinan dan perpolitikan.

Adapun kritik yang selama ini dilancarkan Giring dan buzzer pembenci Anies Baswedan seolah mendapat tamparan keras langsung dari Presiden Joko Widodo dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Sebab keduanya ikut hadir menyaksikan langsung acara yang digelar di Ancol, Jakarta itu.

"Sebut saja PSI, Giring partai oposisi Anies. Dengan kehadiran Jokowi dan Puan di Formula E ini. Tamparan keras buat Giring-PSI," kata Muslim.

Lebih lanjut, Koordinator Indonesia Bersatu ini menyampaikan ucapan selamat untuk Anies atas suksesnya penyelenggaraan Formula E.

"Kemasan kampanye yang ciamik," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya