Berita

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo/Net

Presisi

Ada 849 Karya Anak Bangsa, Animo Peserta Lomba Kreasi "Setapak Perubahan" Polri Cukup Tinggi

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 01:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Animo masyarakat berpartisipasi dalam lomba kreasi "Setapak Perubahan" Polri 2022 yang diadakan oleh Polri untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-76 cukup tinggi. Sehari menjelang penutupan pendaftaran, sudah ada 849 karya yang dikirimkan untuk mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah.

Antusias masyarakat mengikuti lomba kreasi yakni membuat film pendek, vlog, tiktok, infografis, blog dan fotografi, serta lomba menulis surat untuk Kapolri cukup tinggi lantaran setelah kurang lebih dua tahun menghadapi posisi pandemi Covid-19.

Karya-karya anak bangsa dikirim dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Paling banyak mengikuti lomba fotografi sebanyak 378 karya, kemudian ada 146 film pendek, lalu 116 infografis, 104 video tiktok, 67 vlog dan 38 blog.


"Provinsi yang paling banyak mengirimkan karya yakni Sumatera Utara sebanyak 113 karya," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/6).

Jenderal bintang dua ini mengatakan, lomba "Setapak Perubahan" Polri 2022 yang digelar untuk memberikan ruang kepada masyarakat menyampaikan atau menyalurkan ekspresi maupun aspirasi melalui karya-karyanya.

"Polri melalui Divisi Humas Polri serta Humas Polda di seluruh Indonesia kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat menyampaikan aspirasinya melalui lomba kreasi Setapak Perubahan Polri," tandasnya.

Adapun subtema lomba tersebut diantaranya Sinergitas TNI-Polri, Layanan Masyarakat, Polri Makin Digital, Perhatian Polri kepada Kelompok Rentan Disabel, Restoratif Justice, E-Tilang, Upaya Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, juga Pelayanan Pengaduan Online.

"Para Peserta dapat menuangkan ide dan kreasi seluas-luasnya sesuai dengan talenta yang dimilikinya," ucap Dedi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya