Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

6 Skema Capres-Cawapres 2024 IPO, Prabowo-Anies Paling Banyak Didukung

SABTU, 04 JUNI 2022 | 12:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah skema pasangan capres dan cawapres 2024 disuguhkan Indonesia Political Opinion (IPO) dalam surveinya kepada publik.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, pihaknya membuat 6 skema dengan masing-masing skema diisi 3 pasangan capres-cawapres pada survei 23 hingga 28 Mei 2022.

Dari skema-skema dan skenario yang disodorkan kepada 1.200 responden, hasilnya mayoritas memilih pasangan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.


"Kalau dari seluruh skema, perolehan suara tertinggi ada di Prabowo-Anies Baswedan 36,8 persen," ujar Dedi dalam diskusi virtual Polemik, Sabtu (4/6).

Pilihan terbanyak kedua jatuh pada pasangan Prabowo Subianto dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Posisi kedua tertinggi adalah Prabowo dengan Ganjar 34,9 persen," imbuhnya.

Jika dirinci satu persatu, skema pertama yakni pasangan capres Anies Baswedan dengan cawapres Sandiaga Uno memperoleh keterpilihan 31,7 persen. Kemudian Ketum Golkar Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo 18,5 persen. Ketua DPR RI Puan Maharani- Menteri BUMN Erick Thohir 14,6 persen.

Skema kedua dengan 3 paslon, Prabowo-Ganjar (34,9 persen), Puan-Sandiaga (7,4 persen), dan Airlangga-Zulkifli Hasan (6,2 persen).

Untuk skema ketiga, di urutan pertama ada Anies-Agus Harimurthi Yudhoyono (27,1 persen), urutan kedua Puan-Ganjar (26,8 persen), dan urutan ketiga Muhaimin Iskandar-Zulkifli Hasan (9,3 persen).

Kemudian skema keempat ada paslon Ganjar-Airlangga 16,1 persen, AHY-Angela Tanoesoedibjo (4,8 persen), dan Zulkifli Hasan-Muhaimin Iskandar (4,3 persen).

Pada skema kelima yang diajukan IPO, paslon Prabowo-Anies tertinggi dengan 36,8 persen, Ganjar-AHY (21,3 persen), dan urutan ketiga Airlangga-Erick Thohir (13,2 persen).

Adapun di skema terakhir, ada paslon Ganjar-Sandiaga 31,2 persen, Anies-Puan (27,9 persen), dan Muhaimin Iskandar-Zulkifli Hasan (4,6 persen).

"Secara umum, nama-nama seperti Prabowo, Ganjar, Anies tetap menempati posisi teratas," tandas Dedi.

Survei terbaru IPO ini menggunakan metode multistage random sampling dengan total populasi responden 1.200 yang diwawancarai melalui sambungan telepon.

Metode ini memiliki pengukuran kesalahan (margin of error) 2.90 persen, dengan tingkat akurasi data 95 persen.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya