Berita

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (duduk dua dari kanan) saat ungkap tangkap tangan perkara suap IMBdi Pemkot Yogyakarta/RMOL

Hukum

Haryadi Suyuti Tersangka Suap IMB, KPK akan Telusuri Izin Seluruh Bangunan di Jalan Malioboro

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 19:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai menetapkan Walikota Yogyakarta periode 2017-2022 Haryadi Suyuti (HS) sebagai tersangka, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menelusuri dugaan permainan izin dalam pembangunan bangunan lainnya, seperti apartemen dan hotel di kawasan Malioboro, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal itu dipastikan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat mengumumkan Haryadi bersama dengan tiga orang lainnya.

Tiga orang itu yaitu Oon Nusihono (ON) selaku Vice President Real Estate PT Summarecon Agung; Nurwidhihartana (NWH) selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemkot Yogyakarta; dan Triyanto Budi Yuwono (TBY) selaku Sekretaris pribadi merangkap ajudan Haryadi. Mereka ditetapkan tersangka dugaan suap pengurusan izin di wilayah Pemerintah Kota (Pemkot) Yogakarta.


Alex mengaku, pihaknya sudah lama mendengar laporan dan informasi dari masyarakat terkait proses-proses perizinan yang bermasalah di Yogyakarta. Apalagi, Yogyakarta adalah kota pariwisata sehingga pembangunan hotel maupun apartemen di sana juga sangat marak.

"Ini juga ya menjadi perhatian kami di KPK, apakah, dalam proses perizinan-perizinan sebelumnya itu juga ada deal-deal seperti ini, izin diberikan dengan melanggar perda," ujar Alex kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat sore (3/6).

Alex memastikan bahwa KPK akan melakukan pengecekan terhadap seluruh bangunan di sepanjang Jalan Malioboro yang merupakan kawasan Cagar Budaya.

Karena kata Alex, bangunan yang ada di kawasan Cagar Budaya memiliki aturan-aturan pembatasan. Seperti ketinggian bangunan, hingga sudut kemiringan bangunan dengan ruas jalan.

"Artinya nanti bisa kita cek di Jogja itu, kalau misalnya ada bangunan hotel yang didirikan pada periode yang bersangkutan (Haryadi) menjabat Walikota ternyata melanggar aturan, ya nanti kita cek apakah ada sesuatu," kata Alex.

Karena kata Alex, selain menerima suap dari petinggi Summarecon Agung untuk pembangunan Apartemen Royal Kedhaton, Haryadi juga diduga menerima pemberian dari perusahaan lainnya terkait dengan perizinan.

"Tadi kan juga saya sebutkan kan, bahwa ada dugaan penerimaan lain, ya ini juga berkaitan dengan proses perizinan, perizinan hotel atau apartemen. Jadi penerimaan lain itu juga masih terkait dengan proses perizinan," pungkas Alex.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya