Berita

Perwakilan keluarga Ridwan Kamil di Swiss, Elpi Nazmuzzaman/Repro

Nusantara

Dilaporkan dari Swiss, Tim SAR Tambah Metode Pencarian Emmeril Kahn

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 15:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tim SAR Swiss saat ini mengubah motode pencarian Emmiril Kahn Mumtadz alias Eril yang hanyut di Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis pekan lalu (26/5).

Perwakilan keluarga Ridwan Kamil di Swiss, Elpi Nazmuzzaman menuturkan, pencarian Eril saat ini menggunakan berbagai macam metode pencarian, termasuk menerjunkan anjing pelacak.

"Ada berbagai macam metode dan kepolisian saat ini menerjunkan anjing pelacak yang memiliki kemampuan khusus untuk mencium aroma (Eril) di permukaan," tutur Elpi melalui sambungan virtual, Jumat (3/6).


Sejak Kamis kemarin (2/6), Elpi telah berada di Swiss untuk melakukan pemantauan dan memenuhi hal yang diperlukan untuk proses pencarian Eril. Mengingat, cuti darurat Gubernur Jabar, Ridwan Kamil akan segera berakhir pada Sabtu besok (4/6).

"Di hari ini saya berada di Swiss, sudah sejak hari kemarin ditugaskan keluarga Pak Ridwan Kamil untuk melakukan pemantauan dan hal yang diperlukan untuk mencari Emmeril Kahn Mumtadz," lanjutnya sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Elpi mengungkapkan, komunikasi dan konsultasi KBRI di Swiss dengan keluarga berjalan dengan baik. Proses pencarian Eril pun sudah memasuki lebih dari enam hari.

"Keluarga di Bandung juga berkonsultasi dengan ulama dan MUI tentang status secara syariat keponakan kami (Eril) yang dinyatakan sebagai missing person oleh pihak kepolisian berdasarkan keterangan KBRI," ungkapnya.

Lebih lanjut Elpi menambahkan, selama proses pencarian, Ridwan Kamil beserta Atalia Praratya sudah ikhlas meski upaya tersebut masih terus dilanjutkan.

"Ini tidak mengubah harapan keluarga untuk melakukan pencarian agar bisa bertemu dengan keponakan kami, Emmiril Kahn Mumtadz dalam keadaan apa pun yang diridhai Allah SWT," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya