Berita

Spanduk meminta Firli Bahuri nyapres muncul di Pekalongan/Ist

Politik

Spanduk Minta Firli Bahuri Nyapres Muncul Lagi di Pekalongan

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 13:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Spanduk dukungan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri untuk maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 terus bermunculan. Kali ini, muncul di sejumlah jalan di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

“Wong pantura pengen presiden berani berantas korupsi, kalau bukan Pak Firli siapa lagi?,” tulisan dalam spanduk yang terpasang di Kecamatan Pekalongan Timur yang dilihat pada Jumat (3/6).

Dalam spanduk tersebut juga terpampang foto Firli Bahuri dan hastag #inibukankampanye #iniaspirasi. Sebelumnya, spanduk berisi aspirasi masyarakat yang mendorong Firli Bahuri muncul dibeberapa titik di Provinsi Banten.


Bahkan jauh sebelum itu, elemen masyarakat dari sejumlah wilayah dengan berbagai latar belakang profesi mulai dari petani, nelayan, guru hingga santri meminta Firli maju saat Pilpres 2024 mendatang.

Namun, terkait banyaknya dukungan dan aspirasi ini, Firli menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui soal asal-muasal spanduk berisi dukungan maju sebagai calon presiden 2024 untuk dirinya ini.

“Sesungguhnya sekali lagi saya ingin menegaskan bahwa spanduk itu sama sekali saya tidak tahu dan tidak ada inisiatif apapun yang datang dari saya dan saya tidak memahami bagaimana ia bisa muncul,” kata Firli dalam unggahanya di akun Twitter pribadinya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya