Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Salah Satu yang Ditangkap KPK, Mantan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 19:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lakukan tangkap tangan di Yogyakarta dan Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Walikota Yogyakarta periode 2017-2022, Haryadi Suyuti (HS).

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, pihaknya melaksanakan kegiatan tangkap tangan di Yogyakarta pada hari ini, Kamis (2/6).

"Kami sampaikan bahwa KPK sedang melakukan tangkap tangan,"ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (2/6).


Saat dikonfirmasi siapa saja yang diamankan dalam giat tangkap tangan ini, Firli menyebut salah satunya adalah Haryadi Suyuti.

"Saudara HS Walkot (Walikota) Yogyakarta," kata Firli.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, rangkaian kegiatan tangkap tangan kali ini bukan hanya dilakukan di Yogyakarta, melainkan juga berlangsung di Jakarta.

"Benar kami hari ini 2 Juni 2022 telah melakukan giat di Jakarta dan Yogyakarta," kata Ghufron.

Hingga saat ini kata Ghufron, petugas KPK masih melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan.

"Mohon bersabar untuk terangnya kasus yang sedang kami tangani, setelah selesai nanti akan kami jelaskan secara lebih rinci," pungkas Ghufron.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, selain Haryadi, pihaknya juga turut mengamankan beberapa orang lainnya. Namun, Ali tidak menyebutkan berapa banyak orang yang diamankan dalam giat tangkap tangan ini.
Pihak KPK, kata Ali mengamankan beberapa orang terkait dengan kasus dugaan suap.

"Salah satu yang diamankan adalah walikota Yogyakarta 2017-2022. Tim segera melakukan permintaan keterangan terhadap para pihak dimaksud. Segera setelahnya akan kami sampaikan perkembangannya," kata Ali.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya