Berita

Lokasi penembakan massal di kompleks Rmah Sakit Saint Francis di Tulsa, Oklahoma pada 1 Juni 2022/Net

Dunia

Kekerasan Senjata di AS Merajalela, Kemlu Imbau WNI Tak Keluar Rumah Sendiri

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 15:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri RI mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Amerika Serikat (AS) untuk waspada di tengah meningkatnya kekerasan senjata di negeri Paman Sam itu.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha mengatakan pemerintah Indonesia telah menyampaikan keprihatinan atas penembakan massal yang marak terjadi di Amerika.

Menyikapi hal tersebut, Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Amerika melakukan koordinasi dengan otoritas keamanan setempat, komunikasi dengan komunitas masyarakat, dan pemuka masyarakat Indonesia di sana.


"Menyampaikan imbauan ke masyarakat kita di AS untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian," kata Judha.

"Jangan jalan sendirian, gunakan body system, kemudian laporkan segera ke otoritas setempat dan perwakilan RI setempat jika terjadi tindakan kekerasan, aksi kriminal dan kegawatdaruratan," tambahnya.

Lebih lanjut, Judha mengingatkan agar setiap WNI untuk melaporkan diri lewat portal Peduli WNI guna meningkatkan respons dari perwakilan Indonesia.

Sementara itu, pada Rabu (1/6), telah terjadi tiga aksi penembakan di lokasi berbeda. Penembakan pertama terjadi di Walmart di Pittson, Pennsylvania yang membuat satu orang meninggal dunia.

Pada hari yang sama, penembakan terjadi di Grant High School di Valley Glen, Los Angeles, California dan kompleks kampus Rumah Sakit St. Francis di Tulsa, Oklahoma.

Dari tiga insiden tersebut, Judha menyebut KJRI di Los Angeles, New York, dan Houston telah mengonfirmasi tidak adanya korban WNI.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya