Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Riau/Ist

Nusantara

Meski Nihil Tambahan Kasus Positif Covid-19, Binda Riau Tetap Lakukan Langkah Preventif dengan Vaksinasi

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah preventif terhadap potensi lonjakan kasus Covid-19 tetap dilakukan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Riau. Langkah ini, tetap dilakukan meski kasus Covid-19 di wilayah tersebut mulai terkendali dan beberapa kali nihil tambahan kasus.

Kepala Binda Riau, Brigjen TNI Amino Setya Budi mengatakan, langkah preventif ini perlu tetap digencarkan guna memastikan upaya mendorong pandemi menjadi endemi terus berlanjut.

"Data Dinas Kesehatan mencatat, untuk kesekian kalinya, hari ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Riau nihil. Tetapi, kami tak pernah letih dalam menggalakkan vaksinasi supaya perkembangan baik ini stabil untuk waktu yang lama," ujar Amino dalam keterangannya, Kamis (2/6).


Amino menyampaikan, untuk saat ini vaksinasi dosis booster menjadi prioritas. Namun, dua dosis primer masih harus terus digencarkan Binda Riau agar capaian kumulatifnya yang sudah mencapai di atas 88 persen dapat menyentuh target 100 persen.

"Sejauh ini, capaian vaksinasi dosis satu sudah mencapai 98,76 persen dan dosis dua mencapai 79,11 persen. Dengan hasil tersebut, kami akan tetap mengintensifkan vaksinasi supaya seluruh masyarakat di provinsi Riau mendapat vaksinasi," terangnya.

"Di samping, tentu saja, kami juga menggencarkan dosis booster bagi mereka yang sudah waktunya mendapatkan dosis ketiga," imbuhnya.

Jenderal bintang satu ini mengatakan, stabilnya positivity rate Covid-19 yang berada di bawah satu persen dan capaian vaksinasi nasional yang sudah di atas 81 persen, menjadi modal mengakhiri pandemi Covid-19.

"Seiring dengan penanganan pandemi Covid-19 yang semakin membaik dan minimnya penambahan kasus di Tanah Air, tak ayal pandemi di Nusantara akan bertransisi di kemudian hari menuju endemi," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya