Berita

Lokot Nasution usai menerima pataka dari Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOLSumut

Politik

Meski Sulit, Lokot Harus Teguh Bersihkan Demokrat Sumut dari Kader KLB Sibolangit

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 00:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Langkah dan komitmen Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, M Lokot Nasution, untuk membersihkan partai dari kader  yang terlibat KLB Sibolangit tidak akan berjalan mudah.

Sebab, upaya tersebut akan berbarengan dengan usaha mengatasi berbagai friksi yang biasa terjadi di internal partai politik.

“Dalam partai politik pasti ada friksi yang masih harus diselesaikan agar agenda partai bisa berjalan baik,” ucap pengamat politik Universitas Sumatera Utara, Agus Suryani, Rabu (1/6).


Agus menjelaskan, meski sulit namun komitmen Lokot untuk membersihkan Demokrat Sumut dari kader yang terlibat KLB Sibolangit merupakan langkah yang tepat.

Ia harus bergerak cepat untuk merangkul seluruh kader yang memiliki loyalitas tinggi terhadap Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Mereka yang terlibat di KLB Sibolangit kan orang-orang yang berpikir pragmatis. Lokot tinggal memberikan ruang saja bagi kader yang loyal untuk mengambil alih kepengurusan pada semua tingkatan,” ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Ditambahkan Agus, Sumut merupakan lumbung suara potensial dalam agenda politik 2024. Karena itu, kecepatan Lokot dalam menata struktur organisasi menjadi kunci utama untuk memastikan potensi suara tersebut dapat dikelola dengan baik.

“Waktu dua tahun dalam politik itu adalah waktu yang singkat. Butuh kerja keras untuk membenahi struktur hingga melakukan peningkatan kapasitas kader partai,” pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya