Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani saat melaksanakan ibadah umroh/Net

Politik

Puan Umroh Bareng Orang Dekat JK, Pakar Unpad: Jika Magnitude Politiknya Tinggi Mungkin akan Bernilai

RABU, 01 JUNI 2022 | 22:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ibadah umroh yang dilaksankan Ketua DPR RI Puan Maharani bersama orang dekat mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yakni Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin, berpotensi memunculkan ikatan politik yang kuat.

Bacaan pakar komunikasi politik Universitas Padjajaran Dadang Rahmat Hidayat, dalam momentum umroh yang dilakukan Puan bersama Syafruddin merupakan permulaan untuk membangun relasi politik di antara kedua belah pihak.

"Jadi usaha-usaha atau ikhtiar politik harus dilakukan, baik oleh aktor politik yang ingin mencalonkan menjadi presiden, maupun orang-orang atau kelompok-kelompok yang mendrong dan ingin berlabuh, ingin mendukung," ujar Dadang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/6).


Menjelang dua tahun perhelatan Pilpres 2024, Dadang melihat aktor-aktor politik maupun partai politik (parpol) masih sebatas menjalin relasi untuk membuat ikatan politik alias koalisi untuk mengusung capres-cawapres.

"Karena akan ada aktor politik yang tidak ingin ketinggalan perahu, walaupun ada aktor politik yang menyatakan independen, atau dia mendukung siapapun, sehingga nanti bisa ditarik oleh siapapun," tuturnya.

Dari tahapan menjalin relasi ini, Dadang meyakini pihak-pihak yang saling berkomunikasi bisa menyatu dalam ikatan politik. Itupun menurutnya, jika ada getaran-getaran politik yang sejalan.

"Jadi ikatan politik nanti juga akan dimaknai sebarapa kuat magnitude ikatan tersebut. Jika yang berhubungan itu mempunyai magnuitude politik yang tinggi itu mungkin akan sangat bernilai," demikian Dadang.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya