Berita

Relawan Massa Setia Sandi Lumajang, Jawa Timur/Net

Nusantara

Relawan Setia Sandi Angkat Ekonomi Lokal dengan Pelatihan Produksi Jajanan bagi Emak-emak di Lumajang

RABU, 01 JUNI 2022 | 20:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Relawan Massa Setia Sandi di Lumajang, Jawa Timur, lakukan gerakan kebangkitan ekonomi masyarakat dengan menggelar kegiatan pelatihan pembuatan jajanan ringan onde-onde dan pembuatan sabun. Kegiatan ini, sengaja digelar untuk menambah keahlian sekaligus membuka peluang usaha.

Ketua Massa Setia Sandi Lumajang, Ari Susanti mengatakan, banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sehingga, pelatihan diharapkan bisa membuka peluang usaha dan menambah pendapatan para peserta.

“Harapan kami ketika menggelar pelatihan ini, mereka bisa punya usaha untuk membiayai diri sendiri,” ujar Ari Susanti dalam keterangannya, Rabu (1/6).


Selain menggelar pelatihan, para relawan bersama masyarakat yang hadir juga mendeklarasikan dukungan untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk bersedia maju sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Ari Susanti menjelaskan, dipilihnya Sandiaga karena dinilai memiliki jiwa kreatif, inovatif, dan telah menginspirasi banyak orang dalam memulai usaha mandiri berbasis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Kami punya harapan besar ketika Bang Sandi dengan kinerja yang bagus memimpin kami. Sebab, dia telah menginspirasi banyak orang untuk berusaha membuka peluang dan lapangan kerja,” jelasnya.

Ari meyakini, jika Sandiaga yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra terpilih jadi presiden 2024, Indonesia akan semakin baik lagi.

“Sangat berharap Pak Sandiaga jadi presiden Indonesia. Dengan begitu Indonesia pasti akan jadi lebih baik,” pungkasnya.

Adapun para peserta yang hadir dalam pelatihan kali ini adalah emak-emak, pelaku UMKM, milenial, hingga petani di wilayah Lumajang. Usai pelatihan mereka juga diberi bahan-bahan baku produksi untuk dibawa pulang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya