Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Luncurkan Serangan Besar-besaran, 30 Pesawat Militer Masuki ADIZ Taiwan

RABU, 01 JUNI 2022 | 11:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China meluncurkan serangan udara besar-besaran ke zona pertahanan udara (ADIZ) Taiwan dengan mengerahkan 30 pesawat militer, dua pertiganya adalah jet temput.

Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan puluhan pesawat militer China itu memasuki bagian barat daya ADIZ Taiwan pada Senin (30/5). Sebagai tanggapan, Taiwan mengerahkan angkatan udara dan sistem rudal pertahanan udara.

Menurut AFP, itu adalah serangan udara terbesar kedua China yang dilakukan sejak awal tahun ini. Pada Januari, Beijing mengirim 39 pesawat ke ADIZ Taiwan. Sementara pada awal bulan ini, sebanyak 18 pesawat China berada di sana.


Dalam beberapa bulan terakhir, AS menuduh China meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan. Menteri Luar Negeri Antony Blinken menyebut serangan pesawat sebagai contoh retorika dan aktivitas China yang semakin provokatif.

Meskipun AS tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, itu adalah pendukung dan pemasok senjata internasional bagi Pulau Formosa.

Menyusul serangan terbaru, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan ada rencana untuk kerjasama antara militer Taiwan dan Garda Nasional AS.

Saat bertemu dengan Senator AS Tammy Duckworth di kantornya di Taipei, Tsai mencatat bahwa Duckworth adalah salah satu sponsor utama Taiwan Partnership Act.

Tahun lalu, Taiwan mencatat 969 serangan oleh pesawat tempur China ke ADIZ-nya, lebih dari dua kali lipat dari sekitar 380 yang dilakukan pada tahun 2020.

Sejauh ini, pada tahun 2022, Taiwan telah melaporkan 465 serangan, meningkat hampir 50 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya