Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq

Politik

Biaya Haji Bengkak 1,5 T, PKB Komitmen Selamatkan Keberangkatan dan Dana Jemaah

RABU, 01 JUNI 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Biaya haji telah mengalami pembengkakan signifikan hingga Rp 1,5 triliun. Padahal kurang dari seminggu lagi kloter pertama jemaah haji asal Indonesia bakal berangkat ke tanah suci.

Begitu kata anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, KH Maman Imanulhaq kepada wartawan, Rabu (1/6).

Maman mengatakan, melonjaknya biaya haji ini bukan karena salah perhitungan, namun lantaran kebijakan baru pemerintah Arab Saudi yang tiba-tiba menaikkan harga paket layanan di masyair baik Arafah, Muzdalifah, maupun Mina.


Kondisi ini bak buah simalakama, di satu sisi pembengkakan anggaran ini menjadi gunjingan publik, sementara sisi lain negara harus memastikan keberangkatan jemaah haji dilaksanakan sesuai dengan jadwal.

"Komitmen PKB tentunya tegas, yakni pertama menyelamatkan keberangkatan haji, dan yang kedua adalah menyelamatkan dana jemaah haji," kata Maman.

Untuk menyelesaikan kebuntuan itu, Komisi VIII DPR RI pun menyetujui penambahan anggaran yang diambil dari dana efisiensi penyelenggaraan haji sebesar Rp 740 miliar sementara sisanya diambil dari nilai manfaat dana haji.

Persetujuan itu bukan juga tanpa syarat. Maman berharap ke depan tidak boleh terjadi lagi hal serupa. Ia meminta Kementerian Agama untuk bisa mengantisipasi dengan mampu menganalisa nalar kebijakan Arab Saudi.

Memang, saat ini tidak hanya Indonesia saja yang terdampak kebijakan Arab Saudi ini, namun seluruh dunia terkejut dengan kebijakan yang baru diterapkan pada musim haji tahun 2022 ini.

"Bismillah, atas dukungan Komisi VIII DPR RI, insya Allah seluruh rangkaian haji jemaah asal Indonesia bakal terlaksana sesuai dengan jadwal. Saya berdoa semoga semua rangkaian ibadah di tanah suci yang dilaksanakan menghasilkan haji yang mabrur," demikian Maman.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya