Berita

Pakar Hukum Universitas Trisakti, Azmi Syahputra/Net

Politik

Azmi Syahputra: Pancasila Harus Bersarang dalam Batin Insan Nusantara

RABU, 01 JUNI 2022 | 10:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni harus jadi momentum menempatkan Pancasila sebagai auto regulator yang tertanam dalam diri setiap manusia.

"Hari Pancasila ini harus terus menjadi semangat penguat persatuan bangsa dan dipercayai guna memperkokoh, memaknai proses jalan sejarah bangsa Indonesia," kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Azmi Syahputra kepada redaksi, Rabu (1/6).

Pancasila, kata dia, merupakan berkah yang harus dijaga dan dirawat bangsa Indonesia. Pancasila digali pendiri bangsa untuk semua orang, bukan satu golongan.


"Karena Pancasila merupakan dasar bangsa, asas tepat yang digali dari nilai-nilai sebagai perekat bangsa, pemersatu bangsa yang di atasnya didirikan bangsa Indonesia," tegasnya.

Azmi menyatakan, Indonesia berkarakteristik nusantara dan memiliki sekitar 17.504 pulau, 714 suku, 1100 bahasa daerah, beragam agama dan budaya. Perbedaan ini lantas disatukan dengan Pancasila.

"Sikap pendirian ini tidak boleh goyang, tumpul, dan mati rasa atas apa yang sudah dibangun susah payah oleh pendiri bangsa. Mestinya ini harus menjadi benteng kekuatan, modal sosial sekaligus sumber energi besar sebuah bangsa," tekan Azmi.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini menambahkan, era saat ini segenap anak bangsa, terkhusus generasi muda harus menilik sejarah dan meletakkan Pancasila sebagai philosophische grondslag, sekaligus auto regulator karena Indonesia berdiri di atas lima sila dalam Pancasila.

"Pancasila itu harus mengalir dalam denyut nadi setiap diri menjelma jadi ideologi, jati diri, serta batu uji indikator dalam prilaku manusia Indonesia. Ini akan menjadi solid dan utuh," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya