Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi dan PDIP Sedang Tidak Baik-baik Saja

RABU, 01 JUNI 2022 | 09:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Praduga ketidakharmonisan dengan PDI Perjuangan semakin tajam setelah Presiden Joko Widodo tidak terlihat bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam beberapa momen peristiwa penting.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, ketidakhadiran Jokowi dalam acara di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Sentul telah menunjukkan adanya “kegentingan” hubungan dengan Megawati.

Apalagi, saat adik Jokowi, Idayati menikah dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Megawati tidak menampakkan batang hidungnya di acara.


"Tidak terlihatnya Jokowi bersama Ketum PDIP Megawati dalam beberapa momen semakin mempertajam praduga bahwa harmoni antara Jokowi dan PDIP sedang tidak baik-baik saja," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/6).

Menurut Satyo, ketika presiden tidak hadir di acara penting sebuah lembaga negara seperti Badan Intelijen Negara (BIN) menunjukkan tanda ada suatu "kegentingan”, sehingga presiden berhalangan hadir.

"Tentunya hal ini menjadi kejadian tidak biasa dalam relasi kenegaraan, sebab BIN bisa diibaratkan 'urat nadi' bagi istana dalam penggunaan instrumen deteksi dini perkiraan keadaan terkait dinamika sosial, politik, ekonomi, penegakkan hukum, hingga faktor keamanan dan pertahanan," katanya.

Karena menurut Satyo, ketidakhadiran Jokowi dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan lain-lain sangat janggal.

"Dan semakin mempertegas adanya refocusing koalisi parpol menjelang pemilu 2024 secara terstruktur, massif dan sistemik," pungkas Satyo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya