Berita

Konferensi pers antara PLN dengan KPK/Net

Hukum

Berkat Kerjasama dengan KPK, PLN Berhasil Sertifikasi 57 Ribu Aset Miliknya

SELASA, 31 MEI 2022 | 13:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Baru di era kepemimpinan Firli Bahuri dkk, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil mensertifikasi 70 persen aset yang dimiliki oleh PLN setelah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 1,5 tahun ini.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo saat konferensi pers usai Bimbingan Teknis (Bimtek) pemberdayaan dunia usaha antikorupsi yang merupakan kolaborasi antara KPK dengan PLN di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (31/5).

Darmawan mengatakan, PLN awalnya hanya mendeteksi 27 ribu aset dari 97 ribu aset yang sudah tersertifikasi.


"Maka KPK di sini turun tangan, karena tugas pokok dari PLN adalah, menerangi seluruh Nusantara Dengan aset 1.600 triliun. Begitu aset 1.600 triliun itu berdiri di tanah-tanah atau bidang tanah yang belum tersertifikasi, pertanyaannya adalah bagaimana PLN bisa menjalankan tugas untuk menjaga amanah aset-aset yang diserahkan negara kepada PLN itu," ujar Darmawan kepada wartawan.

Untuk itu kata Darmawan, PLN bekerjasama dengan KPK. Sehingga, untuk pertama kalinya melakukan identifikasi tata kelola bisnis karena ada aset yang sudah dimiliki PLN selama puluhan tahun, tetapi proses sertifikasinya tidak berjalan.

"Untuk itu lah PLN hadir kemudian mengurai sumbatan ini satu persatu. Apapun sumbatannya diurai. Apapun proses bisnisnya kemudian dengan KPK bersama PLN di sini dengan ATR/BPN bersama-sama ini semua proses bisnisnya ini diurai satu persatu, dibongkar, diringkas, disederhanakan," kata Darmawan.

"Nah dengan adanya perubahan tatakelola ini, yang sumbatannya berhasil diurai semua, maka PLN yang pada waktu itu sudah 74 tahun berdiri, hanya berhasil mensertifikasi hanya sekitar 27 ribu dari 97 ribu dalam kurun waktu hanya 1,5 tahun berhasil menambah menjadi sekitar 57 ribu bahkan saat ini sudah lebih dari 60 ribu," jelas Darmawan.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan, KPK saat ini bekerjasama dengan PLN melakukan Bimtek dalam rangka meningkatkan integritas sebagai implementasi strategi KPK dalam pencegahan korupsi.

"Kami pilih PLN karena masa depan Indonesia adalah listrik, karena itu kami bekerjasama dengan PLN untuk melakukan perbaikan di dua hal itu, integritas dan perbaikan sistem tata kelola," ujar Ghufron.

Ghufron pun lantas menyoroti apresiasi yang disampaikan oleh Dirut PLN Darmawan Prasodjo atas prestasi yang dihasilkan dari kerjasama antara PLN dengan KPK dalam pemulihan aset.

"Sebagaimana disampaikan pada pengelolaan aset oleh Pak Dirut PLN telah memberikan apresiasi atas prestasi dari semula tahun 2019 bidang aset PLN yang disertifikasi baru sekitar 27 ribu bidang dari 97 ribu bidang aset PLN, sampai saat ini sudah hampir 57 ribu bidang, artinya lebih dari 70 persen yang sudah disertifikasi," jelas Ghufron.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya